Cara Budidaya Bayam Untuk Pemula

Cara Budidaya Bayam  – Bayam atau Amaranthus sp  digolongkan sebagai tanaman sayur-sayuran yang merupakan taman asli Amerika tropis.

Jenis sayuran bertekstur lunak ini terdiri dari berbagai spesies seperti bayam merah, hijau keputihan, dan hijau.

Para petani di Indonesia sengaja membudidayakan bayam. Alasannya adalah permintaan pasar yang banyak dan kesadaran akan vitamin yang terkandung padanya.

Apakah bayam dapat dibudidayakan sendiri?

Jawabannya tentu saja bisa. Lebih lagi jika dibudidayakan secara organik. Namun, beberapa poin penting harus diterapkan terlebih dahulu seperti:

  1. Kondisi Area Budidaya

Ketika memutuskan untuk melakukan budidaya bayam, terdapat hal yang mesti diperhatikan. Mulai dari suhu wilayah yang hanya mencapai 20°C hingga 30°C deengan pH 6.7.

  1. Jenis Tanaman

Bayam terdiri atas dua jenis berdasarkan morfologinya. Terdapat bayam raja yang berdaun lebar dan bayam cabut berdaun kecil berwarna hijau ataupun merah.

Cara Budidaya Bayam

Setelah mengetahui hal-hal apa yang perlu diperhatikan dalam melakukan budidaya bayam, barulah kita dapat melangkah ke tahap selanjutnya.

  1. Cara Mengelola Area Tanam

Hal pertama yang harus dilakukan untuk membudidayakan bayam adalah pengelolaan area. Pastikan bahwa area tanam memiliki pH yang cukup.

Alternatif lain untuk meningkatkan kadar pH tanah adalah dengan menambahkan kapur dolomit. Setelah itu, siapkan bedengan untuk menanam benih bayam.

  1. Menyiapkan Benih Bayam

Benih bayam bisa saja berasal dari biji bayam yang dijual bebas di pasaran. Namun, tidak disarankan untuk menyimpan biji tersebut dalam waktu yang begitu lama.

Biji bayam disebar secara merata pada bedengan yang telah tersedia.

  1. Perawatan Bayam

Agar bayam dapat tumbuh secara sempurna, disarankan untuk memperhatikan perawatannya. Dibutuhkan penyiraman rutin, penyiangan, pemupukan, hingga pemberantasan hama.

Persiapan Panen Bayam

Pemanenan bayam dapat dilakukan ketika usia tanaman bayam tersebut sudah berumur 20 hari dengan panjang mencapai hingga 20 cm.

Baca Juga :

Setelah melakukan pemetikan, bayam tersebut disimpan dengan baik. Sebelumnya, bayam yang telah dipetik harus dicuci dengan bersih terlebih dahulu. Penyimpanan harus dilakukan di tempat yang terhindar dari sinar matahari.