Mengenal Pengertian dan Proses RNA

Mengenal Pengertian dan Proses RNA

Mengenal Pengertian dan Proses RNA – RNA atau ribonucleic acid merupakan asam nukleat yang sangat berperan penting pada setiap organisme.

Secara lebih lengkap RNA merupakan hasil terjemahan dari DNA, sehingga membuat RNA sangat berperan penting dalam setiap proses metabolisme dalam tubuh.

Secara umum RNAa betugas untuk mentransfer kode genetik, yang nantinya akan diperlukan pada pembuatan protein dari nukleus ke ribosom.

Selain itu RNA juga berfungsi untuk menyimpan data genetik sama halnya dengan DNA pada setiap organisme.

Struktur RNA adalah rantai tunggal yang berbentuk seperti pita yang tidak terpilin. Serta rantai RNA tersusun dari polinukleotida, dimana polinukleotida itu sendiri terbentuk dari ribonukleotida yang banyak. Umumnya rantai RNA memiliki berat molekul 25.000 hingga jutaan.

Selain itu rantai RNA yang biasanya berlipat akan membentuk heluks ganda. Serta rantai RNA hanya mempunyai kandungan pasangan basa A:U dan G:C saja.

Ada berbagai macam jenis RNA yang ada. Sama halnya dengan bahan genetik, RNA berbentuk sepasang pita (double-stranded RNA). Akan tetapi dalam organisme eukariota terdapat 3 jenis RNA yang berperan penting dalam proses sintetis protein.

Ketika RNA tersebut adalah messenger-RNA (mRNA), ribosomal-RNA (rRNA) dan juga transfer-RNA (tRNA). Semua RNA tersebut sama-sama disintesis oleh RNA polimerase.

Untuk mRNA disintesis oleh RNA polimerase I, rRNA oleh polimerase II dan tRNA disintesis oleh RNA polimerase III.

Proses Pembentukan RNA

Pada proses RNA, terdapat 2 tahapanĀ  proses, yaitu transkripsi dan translasi. Pada kedua proses tersebut RNA polimerase sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses terbentuknya RNA dari DNA.

Pada proses transkripsi, RNA polimerase akan menyalin gen, sehingga RNA polimerase akan terikat dengan promoter. Setelah itu RNA polimerase akan membuka rantai double helix DNA yang nantinya akan dirangkai ribonukleotida.

Setelah itu RNA polimerase akan melepaskan diri dari promoter dan akan terbentuk RNA, atau yang lebih spesifik disebut messenger RNA (mRNA).

Setelah mRNA terbentuk, akan dilanjutkan pada proses tranlasi. Translasi merupakan proses penerjemahan kodon dari mRNA diubuah menjadi asam amino yang nantinya akan dibentuk menjadi protein. Proses translasi ditandai dengan pengenalan kodon AUG pada bagian akhir mRNA, atau yang disebut kodon start.

Kemudian kodon AUG akan mengkode untuk pembentukan metionon. Metionin inilah yang akan dibawa oleh transfer-RNA (tRNA) ke ribosom. Maka akan terbentuk rantai yang lebih dikenal sebagai polipeptida.

Tahapan berikutnya tRNA akan mengaktifkan asam amino pada setiap kodon. Proses ini akan membuat polipeptida akan tumbuh memanjang, akibat bertambahnya asam amino.

Proses yang terakhir adalah proses pertemuan antara anti kodon UAA, UAG, atau UGA yang dibawa oleh tRNA. Sehingga akan menyebabkan proses translasi berhenti.

Baca juga : Cara Budidaya Tanaman Jambu Kristal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *