Pengertian Pupuk Urea

Pengertian Pupuk Urea – Pupuk Urea sudah tidak asing lagi di telinga pecinta tanaman. Pupuk ini merupakan salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan untuk tanaman.

Pupuk Urea sendiri adalah pupuk kimia dengan kandungan Nitrogen (N) yang tinggi, yaitu sebesar 46%. Pupuk Urea memiliki bentuk padat, namun terdapat dua jenis.

Jenis pertama adalah berbentuk prill dengan ukuran 1–3 mm yang cocok untuk tanaman pangan dan industri. Jenis kedua adalah berbentuk granul dengan ukuran 2–4 mm, yang lebih cocok digunakan untuk tanaman perkebunan.

Pupuk ini memiliki sifat mudah larut di dalam air dan mudah menyerap air (higrokopis). Dikarenakan sifatnya yang higrokopis, pupuk Urea perlu disimpan di tempat yang kering.  Berikut adalah ciri-ciri dari pupuk Urea:

  • Mengandung unsur Nitrogen (N) yang tinggi, yaitu 46%
  • Memiliki bentuk padat seperti butiran dan umumnya berwarna putih
  • Memiliki rumus kimia NH2 CONH2
  • Memiliki standar SNI-02-2801-1998

Pupuk Urea memiliki banyak manfaat, terutama dikarenakan kandungan Nitrogen yang tinggi. Adapun beberapa manfaat tersebut, adalah:

  • Membuat daun tenaman menjadi lebih hijau dan segar, serta meningkatkan jumlah klorofil yang sangat penting dalam proses fotosintesis.
  • Mempercepat pertumbuhan tanaman.
  • Meningkatkan kandungan protein pada tanaman.
  • Dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman, baik itu tanaman pangan, tanaman perkebunan, maupun tanaman holtikultura.
  • Dapat meningkatkan hasil dari tanaman dengan penggunaan yang teatur.
  • Tidak merusak struktur tanah.

Pupuk Urea dihasilkan sebagai produk samping dari pengolahan gas alam atau pembakaran batu bara. Dari kegiatan tersebut, karbon dioksida yang dihasilkan akan dicampur dengan amonia dengan proses yang disebut Bosh-Meiser. Amonia cari akan dicampur dengan karbon dioksida pada suhu rendah sehingga menghasilkan amonium karbamat. Amonium karbamat tersebut kemudian dicampur dengan air serta ditambah energi untuk menghasilkan urea dan air.

Pupuk Urea yang saat ini beredar di pasaran ada dua jenis. Jenis pertama adalah pupuk Urea disubsidi oleh pemerintah, yaitu pupuk Urea berwarna merah muda, dengan tujuan bantuan pembangunan.  Jenis kedua adalah pupuk Urea non-subsidi, yaitu pupuk urea yang berwarna putih, dan dipasarkan untuk komersial.

Baca Juga : Manfaat Bioteknologi Bidang Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *