Pengertian Filsafat adalah

Pengertian Filsafat adalah – Driyakara (2006:999-1001) menyatakan bahwa dari keinginan akan mengerti, akan kebenaran, timbul ilmu-ilmu pengetahuan, dan akhirnya muncullah filsafat. Filsafat itu timbul dari setiap orang, asal saja orang itu hidup sadar dan menggunakan pikirannya.

Filsafat adalah bentuk ilmu pengetahuan tertentu, bahkan bentuk pengetahuan manusia yang sempurna, yang merupakan perkembangan yang terakhir dari pengetahuan yang luar biasa

filsafat adalah eksistensial sifatnya, erat hubungannya dengan hidup sehari-hari. Karena kehidupan sehari-hari memberikan bahan untuk perenungan.

Filsafat adalah pernyataan dari sesuatu yang ada dalam hati setiap orang, maka walaupun tidak semua orang bisa menjadi ahli filsafat namun yang dibicarakan atau dipersoalkan dalam filsafat memang berarti bagi semua orang.

Driyakarya (2006:1003) memaparkan bahwa setiap orang di dunia ini mengutarakan berbagai pertanyaan, antara lain : manusia tentu memikirkan darimana asal mulanya, dan apa tujuannya. Manusia akan bertanya pada diri sendiri : dari manakah manusia datang dan kemana tujuannya, kemanakah arah hidupnya, apa rtinya hidup, untuk apa manusia hidup, bagaimana setelah manusia meninggal, akan terhapus sama sekali atau tidak semua kenangan ketika dimasa hidup? Manusia akan selalu bertanya demikian dan mencoba menemukan jawabannya. Filsafat mendorong usaha-usaha menusia untuk mencari jawaban atas segala pertanyaan dalam benaknya.

Magnis-Suseno (1992:17) mengutarakan bahwa berfilsafat yaitu bergulat dengan problem-problem dasar manusia. Filsafat cenderung mempertanyakan apa saja secara kritis dari seluruh realitas kehidupan. Hakikatnya filsafat membantu masyarakat dalam memecahkan masalah-maslaah kehidupan. Filsafat dipandang sebagai usaha manusia untuk menangani pertanyaan-pertanyaan fundamental tersebut secara bertanggung jawab.

Nasroen (1967:19) menyakan falsafat itu adlaah hasil dari tinjauan manusia tentang makna dirinya, makna alam, dan tujuan hidupnya dengan mempergunakan pikiran dan dibantu oleh rasa dan keyakinan yang ada dalam dirinya itu, sebagai suatu kesatuan, yang satu mempengaruhi dan membantu yang lain. falsafah dijadikan pegangan dan pedoman dalam emberi isi hidupnya dan berusaha mencapai tujuan hidupnya.

Secara etimologis kata filsafat berasal dari bahawa Yunani yang berate cinta akan kebijaksanaan (love of wisdom0. Pyhagoras atau Sokrateslah yang pertama menyebut Philosophus, pecinta kebijaksanaan, artinya orang yang ingin mempunyai pengetahuan luhur (Sophia); mengingat keluhuran pengetahuan yang dikejarnya itu, maka orang tidak mau berkata bahwa telah mempunyai, memiliki, dan menguasainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *