Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Temulawak

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Temulawak

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Temulawak – Temulawak atau disebut juga dengan nama latin curcuma zenthorrhiza roxb merupakan salah satu tanaman yang saat ini banyak dibudidayakan atau tumbuh secara liar bisa di ladang, pekarangan rumah, dan kebanyakan di bawah naungan hutan jati. Tanaman temulawak mampu tumbuh dengan sempurna pada dataran rendah hingga dataran tinggi terutama secara optimal pada daerah yang terbuka dan terkena sinar matahari secara langsung.

Untuk mengenal lebih jelas mengenai tanaman temulawak maka melalui artikel kami kali ini akan berbagi informasi tentang klasifikasi temulawak dan morfologi dari tanaman temulawak adalah sebagai berikut :

Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi dari tanaman temulawak adalah sebagai berikut :

Klasifikasi tanaman temulawak

Divisi Spermatophyta
Sub divisi Angiospermae
Kelas Monocotyledoneae
Ordo Zingiberales
Famili Zingiberaceae
Genus Curcuma
Spesies Curcuma Zenthorrhiza Roxb

Baca Juga : Jenis-Jenis Tanaman Tanaman Hias

Morfologi Temulawak

1. Morfologi akar dan rimpang tanaman temulawak

Tanaman temulawak mempunyai sistem perakaran serabut yang mana akar temulawak bersangkutan rata – rata memiliki panjang berkisar 25 cm dengan bentuk yang tak beraturan. Akar – akarnya melekat dan keluar dari rimpang induk. Yang mana rimpang induk ini memiliki bentuk bulat atau oval dan pada bagian samping terbentuk 3 s/d 4 rimpang cabang yang memanjang dan berukuran besar serta bercabang – cabang dengan warna kulit rimpang adalah cokelat kemerahan.

2. Morfologi batang tanaman temulawak

Tanaman temulawak termasuk jenis tanaman tahunan yang mampu tumbuh secara merumpun dimana batang – batang tanaman ini merupakan batang semu yang terdiri atas gabungan beberapa pangkal daun yang terpadu. Secara umum tinggi tanaman ini bisa mencapai 1 meter dengan batang berwarna hijau atau kecokelatan. Masing – masing rumpun tanaman terdiri dari beberapa anakan untuk selanjutnya masing – masing anakan memiliki 2 s/d 9 helai daun.

3. Morfologi daun tanaman temulawak

Tanaman temulawak mempunyai daun berbentuk memanjang dan agak lebar hingga lanset. Daun – daun ini mempunyai panjang berkisar antara 50 s/d 55 cm dan lebar sekitar 15 cm yang mana daun tanaman temulawak memiliki warna hijau tua dan seluruh ibu tulang daun bergaris cokelat keunguan. Pada masing – masing helai daun melekat erat pada bagian tangkai daun dengan posisi saling menutupi secara teratur.

4. Morfologi bunga tanaman temulawak

Bunga tanaman temulawak mempunyai tangkai bunga yang berukuran ramping dengan tipe pembungaan adalah lateral yang keluar melalui rimpangnya lalu membentuk rangkaian bulir yang mana bunga tanaman ini memiliki bentuk bulat telur dan mempunyai daun pelindung yang berukuran besar dan berjumlah banyak.

Secara umum bunga ini memiliki warna kuning dengan kelopak berwarna kuning tua dan bagian pangkal bunga berwarna ungu. Panjang tangkai bunga sekitar 3 cm dan rangkaian bunga bersangkutan / inflorescentia ini bisa mencapai 1,5 cm sedangkan pada satu ketiak terdiri dari 3 s/d 4 bunga.

Demikian kami mengulas dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman temulawak, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan dapat mencontoh ke dalam dunia nyata.

Baca Juga : Cara Budidaya Kacang Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *