Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Padi

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Padi

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Padi – Menurut beberapa penelitian menjelaskan tentang tanaman padi dilihat dari ciri klasifikasi dan morfologi tanaman pafi dapat kami jelaskan sebagai berikut :

Ciri – Ciri Klasifikasi Padi

  • Kingdom : Plantae / tumbuhan
  • Sub kingdom : Tracheobionta / tumbuhan berpembuluh
  • Super divisi : Spermatophyta / menghasilkan biji
  • Divisi : Magnoliophyta / tumbuhan berbunga
  • Kelas : Liliopsida / berkeping satu / monokotil
  • Sub kelas : Commelidinidae
  • Ordo : Poales
  • Famili : Poaceae / Gramineae / suku rumput – rumputan
  • Genus : Oryza
  • Spesies : Oryza Sativa L

Morfologi Bagian Vegetatif Tanaman Padi

Akar

Morfologi tanaman padi pada Akar termasuk ke dalam golongan akar serabut dan memiliki fungsi menyerap zat – zat makanan dan air, berhubungan dengan proses respirasi dan mampu menopang tegalnya batang. Akar tanaman padi bisa digolongkan menjadi dua macam yaitu akar primer dan akar adventif yaitu akar primer adalah akar yang tumbuh dari kecambah biji sedangkan akar adventif berupa akar tanaman yang tumbuh berdektan dengan buku – buku. Kedua akar ini tidak banyak mengalami perubahan setelah tumbuh karena akar padi tidak mengalami pertumbuhan sekunder.

Batang

Batang tanaman padi memiliki fungsi untuk menopang keseluruhan tanaman dan mendistribusikan zat – zat makanan ke seluruh bagian tanaman.

Menurut beberapa penelitian menjelaskan bahwa padi termasuk golongan tanaman graminae dengan batang yang tersusun dari ruas. Ruas – ruas inilah merupakan bubung kosong yang mana pada kedua ujung bubung kosong tersebut ditutupi oleh buku.

Panjang ruas tidak sama, ruas yang terpendek terdapat pada pangkal batang sementara ruas kedua dan ketiga atau seterusnya terdapat pada pangkal batang.

Ruas – ruas kedua atau ketiga dan seterusnya berukuran lebih panjang daripada ruas yang didahului yang mana ruas – ruas ini pada awal pertumbuhan bentuknya pendek dan bertumpuk. Setelah masa reproduktif maka ruas – ruas bersangkutan akan tumbuh memanjang dan berongga. Pertunasan dimulai pada buku – buku paling bawah berupa tumbuhnya tunas sekunder untuk selanjutnya tumbuh tunas lainnya sehingga membentuk tunas yang banyak.

Daun

Daun padi mempunyai ciri khas tersendiri yaitu adanya lidah daun dan telinga daun yang menyebabkan daun padi dapat dengan mudah dibedakan dari jenis rumput yang lainnya. Bagian – bagian daun padi adalah helaian daun, pelepah daun / upih dan lidah daun.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Temulawak

Morfologi Bagian Generatif Tanaman Padi

Malai

Menurut beberapa penelitian menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan malai adalah sekumpulan bunga padi / spikelet yang keluar dari buku paling atas.

Ruas buku terakhir dari batang merupakan sumbu utama dari malai sedangkan bulir – bulir terletak pada cabang pertama dan cabang kedua.

Panjang masing – masing malai cukup pendek yaitu kurang dari 20 cm sedangkan untuk malai sedang antara 20 s/d 30 cm dan malai panjang kisaran 30 cm. Jumlah masing – masing cabang pada setiap malai berkisar antara 7 s/d 30 buah cabang yang mana banyaknya percabangan ini tergantung pada varietas padi yang ditanam dan cara bercocok tanam.

Bunga

Bunga padi tergolong ke dalam jenis bunga berkelamin dua. Masing – masing bunga memiliki enam benang sari yang bertangkai pendek dengan memiliki dua tangkai putik dan dua buah kepala putik dengan sistem penyerbukan dan pembuahan dimulai dengan penempelan serbuk sari pada kepala putik. Proses tersebut akan menghasilkan buah padi / gabah.

Biji Buah Padi

Buah padi yang sehari – hari anda sebut sebagai biji padi atau butir / gabah sebenarnya bukanlah biji melainkan buah padi yang tertutup oleh lemma dan palea. Buah ini merupakan hasil penyerbukan dan pembuahan yang memiliki bagian – bagian sebagai berikut : embrio, endosperm dan bekatul. Proses penyerbukan biasanya berlangsung antara jam 9 s/d 11 pagi yang mana pemasakan buah membutuhkan waktu sekitar 30 hari untuk daerah tropis hingga mencapai jangka waktu 65 hari untuk daerah sub tropis.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman padi, semoga bermanfaat untuk para pembaca.

Baca Juga : Cara Budidaya Kacang Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *