Langkah pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan

Langkah pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan – Bimbingan merupakan tahap pemberian bantuan atau arahan yang dibagikan dengan konselor ke pada seseorang yang menggunakan layanannya baik itu individu maupun secara berkelompok seperti pada anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan dijalankan secara sadar, terencana serta sistematis sehingga menghasilkan pengembangan pada kemampuan dirinya sendiri dan mandiri, mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dan dapat memilih keputusan dalam menentukan tujuan dan arah hidupnya, menguasai dan mengenal dirinya serta dapat beradaptasi dengan lingkungan hidupnya secara baik berdasarkan ketentuan yang berlaku pada masyarakat

Sementara penyuluhan artinya sebuah kegiatan wawancara yang dibuat dengan seorang ahli untuk individu yang sedang merasakan sebuah masalah dengan rencana untuk memecahkan dan menyelesaikan suatu masalah yang sedang ia alami dan memberikannya bantuan, sehingga hasil masalahnya dapat diatasi dengan orang tersebut dan dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan hidupnya.

Berikut adalah beberapa langkah-langkah dari pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan yaitu:

  1. Tahap Perencanaan

Pada tahap perencanaan ini, seorang pembimbing dan pemberi penyuluhan wajib mempunyai bentuk khusus tentang bimbingan dan penyuluhan baik itu dari bagian sasaran, tujuan, metode, materi, waktu serta tempat yang dijalankan secara tertulis.

  • Tahap Pelaksanaan

Kemudian pada tahap kedua ini atau dapat dikatakan action, seorang pembimbing dan pemberi penyuluhan juga wajib mencatat segala bentuk perencanaan yang sudah disiapkan pada waktu sebelumnya.

  • Tahap Penilaian

Lalu pada tahap ketiga ini, seorang pembimbing dan pemberi penyuluhan wajib mencatat segala hasil yang didapat dari bimbingan dan penyuluhan tersebut yang diubah menjadi beberapa angka atau nilai aksara.

  • Tahap Analisis Hasil

Sesudah ketiga tahap tersebut dijalankan, lalu kalian akan memasukkan tahap keempat yang menganalisis hasil. Tujuan dari tahap ini adalah untuk memahami hasil bimbingan dan penyuluhan secara keseluruhan untuk menggapai tujuan dan mencari hal-hal yang masih dibutuhkan dari bimbingan dan penyuluhan yang dibagikan.

  • Tahap Tindak Lanjut

Pada tahap tindak lanjut ini adalah tahap terakhir dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan. Tahap ini merupakan tahap menjalankan campur tangan antar kedua belah pihak bimbingan dan penyuluhan yang baru terhadap seseorang yang menghadapi masalah dan masih mempunyai kekurangan sesudah diberi bimbingan dan penyuluhan untuk yang pertama.

Kepanjangan, Tugas dan Manfaat CEO

Kepanjangan, Tugas dan Manfaat CEOCEO merupakan singkatan dari Chief Executive Officer, yang artinya adalah manajer eksekutif peringkat tertinggi sekaligus menjadi pembuat keputusan di perusahaan atau organisasinya. Seringkali CEO disamakan dengan Presiden Direktur atau Direktur Utama. Namun tidak sedikit perusahaan yang menjadikan Presiden Direktur dan CEO dua orang yang berbeda.

Seorang CEO tidak lepas dari tugas yang harus dikerjakan. Menilik undang-undang nomor 40 tahun 2007, tugas CEO atau direktur utama yaitu: memimpin perusahaan dengan membuat kebijakan-kebijakan perusahaan, memilih, menentukan, mengawasi pekerjaan karyawan, serta menyetujui anggaran tahunan perusahaan dan melaporkan pada pemegang saham.

Tidak hanya yang tertulis di Undang-undang tersebut, tugas lain CEO antara lain: menjadi wajah publik perusahaan. Tugas yang dilakukan antara lain wawancara lapangan, memenuhi permintaan media, membuat penampilan di radio dan TV, serta mengeluarkan siaran pers dan menghadiri acara lokal.

Seorang CEO juga harus mampu membangun dan membina hubungan dengan tim yang ada di lingkungan kerjanya. Saat hubungan yang baik dengan relasi tercipta, maka akan lebih mudah untuk mengaplikasikan rencana dan strategis yang telah dibuat sebelumnya. Selain itu, seorang CEO juga harus terus belajar mengikuti arus perkembangan zaman, bersikap rendah hati dan mau belajar dari siapapun dan dari manapun.

CEO juga memiliki tugas untuk mengembangkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia yang ada di perusahaannya. Bimbingan dari CEO juga berperan penting untuk membantu pegawai lebih meningkatkan kualitas diri serta belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan sebelumnya. Jika kualitas pegawai meningkat, maka tentu akan turut meningkatkan kualitas perusahaan.

CEO juga memiliki peranan penting dalam sebuah perusahaan. CEO memiliki peranan untuk membawa perusahaan lebih maju. Keahlian dan kemampuan yang dimilikinya sudah selayaknya bisa membawa perusahaan untuk lebih maju dan berkembang. CEO juga memungkinkan untuk mendapatkan lebih banyak investor sehingga meningkatkan nilai modal perusahaan.

Dengan adanya CEO juga masalah yang ada lebih mudah diselesaikan. Pengalaman serta ilmu yang dimiliki CEO seharusnya bisa menjadi solusi alternatif dari masalah yang sedang dihadapi.

Pengertian SOP

Pengertian SOPIstilah Standard Operating Procedure atau sering disingkat SOP sudah tidak asing lagi di telinga orang-orang yang berkecimpung dalam sebuah organisasi.

Dalam sebuah organisasi yang kompleks keberadaan sebuah SOP menjadi sangat penting. SOP dibutuhkan untuk membantu semua individu di dalam organisasi untuk memiliki perangkat kontrol yang membatasi setiap aspek operasional dan administrasi.

Bayangkan pada suatu ketika kamu memiliki sebuah toko yang besar. Suatu hari datanglah seorang pelanggan atau pembeli ingin mengembalikan barang yang telah dipesannya.

Dia ingin menukarnya karena barang yang sampai ke rumahnya ternyata cacat produksi atau orang itu merasa tidak sesuai dengan yang dipesan.

Pertanyaannya, bagaimanakah cara pembeli itu melakukan klaim garansi? Untungnya, toko milikmu itu telah membuat aturan tertulis yang mengatur bagaimana mengatasi situasi tersebut.

Aturan tertulis itu lah yang kita kenal sebagai SOP. Apakah yang dimaksud dengan SOP tersebut? Mari kita coba bahas pengertiannya dari kata-kata penyusunnya.

Melihat ke kamus Oxford kata standard memiliki arti sesuatu yang digunakan sebagai ukuran, norma, atau model dalam evaluasi komparatif

. Kata operating mempunyai makna mengontrol (mesin, proses, atau sistem). Kata procedure berarti cara yang tersusun resmi untuk melakukan sesuatu.

Sedangkan prosedur kerja adalah rangkaian tata pelaksanaan kerja yang diatur secara berurutan, sehingga terbentuk urutan kerja secara bertahap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

Para ahli memiliki pemikiran sendiri mengenai pengertian tentang SOP. Tjipto Atmoko mengemukakan pendapatnya, bahwa SOP merupakan suatu pegangan atau acuan untuk melaksanakan peran dalam pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja pegawai perusahaan yang mengacu kepada indikator-indikator teknis, administratif dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja pada unit kerja bersangkutan.

Berdasarkan pendapat llkka Tuomi (Helsinki), SOP adalah pedoman yang berisi prosedur operasional standar serta  keputusan dan tindakan Standar sehingga setiap individu dalam organisasi bekerja secara benar (efektif) dengan cara yang benar (efisien).

Meskipun pendapat pakar itu berbeda-beda, tetapi yang menjadi inti dari pengertian SOP tetap sama. SOP adalah runtunan instruksi tertulis yang dijadikan patokan mengenai proses penyelenggaraan aktivitas organisasi, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan.