6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Dunia

Faktor yang Mempengaruhi Harga EmasBagi sebagian wanita, emas adalah wadah untuk berhias sembari menabung. Harganya yang terus melambung tinggi membuat orang-orang tertarik untuk menjadikan emas sebagai bentuk investasi.

Namun, apakah harga emas terus mengalami kenaikan di setiap hari, bulan, hingga tahun? Walaupun harga emas mengalami kenaikan dan penurunan, sudah dapat dipastikan bahwa harga emas akan selalu mengalami kenaikan meskipun nilainya sempat menurun beberapa waktu.

Lantas, apa yang mempengaruhi harga emas? Untuk mengetahui alasannya, mari simak ulasan berikut ini.

  1. Produksi dan Ketersediaan Emas

Produksi dan ketersediaan emas memiliki keterkaitan dengan permintaan dan penawaran emas.

Layaknya hukum ekonomi, semakin tinggi permintaan emas di pasaran maka akan semakin tinggi harga emas tersebut.  Ketika permintaan rendah, maka harga emas pun juga ikut melemah.

  1. Inflasi

Inflasi merupakan keadaan di mana nilai mata uang mengalami penurunan. Untuk mengatasi masalah ini, bank sentral memutuskan untuk menurunkan nilai emas agar suku bunga meningkat.

  1. Dollar Amerika

Dollar Amerika adalah acuan mata uang dunia. Sehingga, pergerakan dollar Amerika pun juga mempengaruhi harga emas. Ketika nilai suka bunga dinaikkan oleh The Fed, maka nilai dollar Amerika pun meningkat. Begitu yang diberlakukan sebaliknya.

  1. Perang Dagang

Pada umumnya, perang dagang dunia didalangi oleh Amerika dan China. Dalam kondisi ini, para investor memilih investasi emas demi melindungi dana yang mereka miliki. Sehingga permintaan emas melonjakseiring dengan pertambahan harga emas.

  1. Kebijakan “The Fed”

Naik turunnya harga emas ternyata juga dipengaruhi oleh kebijakan “The Fed” yang merupakan bank sentral Amerika. Ketika The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga, maka warga dunia harus menerima kenaikan harga emas.

Secara umum, keadaan Amerika Serikat membawa pengaruh terhadap perkembangan harga emas. Lebih lagi jika negara adikuasa tersebut mengalami masalah perekonomian, pertahanan, dan lainnya.

  1. Krisis Global

Krisis global juga erat kaitannya dengan perang dagang dunia, pertahanan, ekonomi, dan keamanan suatu negara. Masalah krisis ekonomi menyeluruh yang dirasakan dunia juga mempengaruhi harga emas. Lebih lagi jika dunia tengah menghadapi kerusuhan di bidang politik.

Nah, itulah beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas. Faktor tersebut pada umumnya dijadikan pedoman dalam berinvestasi.

Baca Juga : Faktor Kegagalan Wirausaha Bisnis Online

Faktor Kegagalan Wirausaha Bisnis Online

Faktor Kegagalan Wirausaha Bisnis Online – Kegagalan merupakan sebuah batu loncatan awal kita untuk bisa lebih memahami lagi bagaimana strategi untuk bisa berada di titik sukses atas bidang yang kita geluti, bukan begitu bukan? Namun, yang namanya manusia, di awal mereka akan merasakan yang namanya keterpurukan, kekecewaan, dan pasti kerugian yang cukup besar untuk mereka yang mungkin masih dalam taraf pemula.

Tapi, apa saja ya faktor yang membuat mereka bisa berada di titik kegagalan wirausaha online? Ada beberapa faktor, diantaranya adalah: yang pertama berasal dari mindset yang keliru yang berasal dari diri sendiri tentang wirausaha berbasis online.

Kebanyakan dari kita, melihat usaha tersebut memiliki cara kerja yang sangat mudah, bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun, juga yang terpenting adalah cakupan yang bisa lebih luas. Sehingga bisa tersebar dengan bebas di berbagai platform toko online.

Hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap pendapatan yang diprediksi bisa jutaan bahkan ratusan juta. Faktor yang kedua adalah malas riset tentang bisnis online. Tidak semua barang bisa di bisnis online kan, ada beberapa jenis barang yang memang hanya bisa di pasarkan secara offline, atau lebih baiknya dengan cara offline.

Ada juga kebanyakan orang yang hanya tahu mengenai bisnis online namun berasal dari cover dan benefitnya. Padahal perjuangan untuk bisa mendapatkan penghasilan atau karir yang cemerlang, tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Faktor ke tiga Anda adalah orang yang moody-an. Orang dengan karakter yang demikian, memiliki dua sisi yang berbeda. Ada negatif dan positifnya. Untuk positifnya jika Anda sedang berada dalam mood yang baik, maka Anda dengan segenap hati akan melakukan berbagai hal mengenai bisnis online tersebut.

Entah harus meriset mengenai berbagai produk yang sedang hits, cara memasarkannya, dan lain sebagainya. Tapi negatifnya adalah, Anda akan merasakan malas yang luar biasa jika Anda sedang berada dalam puncak mood yang sangat berantakan.

Makanya terkadang orang yang demikian sangat butuh me time sendiri agar Anda bisa memperbaiki mood Anda yang berantakan tersebut. faktor yang selanjutnya adalah un-upgrade online bussiness skill atau dalam bahasa Indonesianya adalah tidak mau mengupgrade skill berbisnis online.

Baca Juga :

Karena sudah mendapatkan apa yang diinginkan, biasanya kebanyakan orang sudah mulai merasakan berada di zona nyaman, dan sangat nyaman berada di zona tersebut tanpa mau menggali kembali apa yang belum mereka kuasai mengenai bisnis online ini. Sekian.

Berikut 4 Ciri-Ciri Penipuan Pinjaman Online

Ciri-Ciri Penipuan Pinjaman Online – Penyedia jasa pinjaman online tidak semuanya jujur. Bahkan beberapa dianggap scammer alias pinjaman abal-abal. Maka dari itu, ciri-ciri penipuan pinjaman online harus diketahui Anda.

Pada artikel berikut akan dijelaskan ciri penipuan pinjaman online yang bisa dijadikan rujukan. Silakan disimak lalu waspadailah. Ini ciri-ciri yang dimaksud:

1. Memaksa Nasabah Untuk Bergabung

Ciri-ciri penipuan pinjaman online yang pertama adalah terkesan memaksa nasabah untuk bergabung. Trik yang digunakan tidak menarik malah bikin jengkel. Biasanya fokus kreditur mengajak saja. Sedangkan informasi tidak disebutkan detail. Yang terpenting nasabah harus ikut agar ada korban baru.

Jika didatangi penyedia jasa semacam ini, pastikan pinjaman yang ditawarkan adalah penipuan. Hindari jika Anda tidak ingin menyesal.

2. Email Yang Digunakan Tidak Resmi

Untuk pinjaman online komunikasinya menggunakan email. Maka dari itu, peminjam dan penyedia jasa peminjaman harus memiliki email aktif.

Anda harus berhati-hati jika menemukan penyedia peminjaman menggunakan email tidak resmi. Maksudnya tidak menggunakan platform Yahoo dan Gmail. Tetapi menggunakan nama bisnis yang dikelola.

3. Syaratnya Terlalu Mudah

Ciri-ciri peminjaman online penipuan yang ketiga adalah syaratnya terlalu mudah. Ini pasti karena yang diharapkan Anda bergabung saja.

Pada umumnya orang yang memiliki citra buruk terkait kasus peminjaman online seperti tidak membayar jangan harap mendapatkan pinjaman dari tempat manapun. Karena riwayat tersebut dicantumkan saat register.

Akan tetapi untuk penyedia jasa penipuan tidak berlaku. Semua orang bisa meminjam sekalipun memiliki aib. Yang terpenting Anda menjadi anggota yang siap ditipu oleh penyedia.

4. Meminta Uang Di Muka

Jika diminta membayar di muka dengan berbagai alasan itu pasti penipuan. Yang namanya peminjaman online si peminjam yang mendapatkan uang bukan justru membayar.

Saya berani menjamin jika Anda mentransfer si penyedia jasa akan melarikan diri. Memang jumlahnya tidak seberapa hanya ratusan ribu rupiah. Tetapi jika yang tertipu ratusan orang tentu ini bisnis menguntungkan.

Maka dari itu, berhati-hatilah dengan jasa peminjaman online bersistem semacam ini. Karena uang Anda bisa hilang uang pinjaman tak juga dicairkan.

Itulah ciri-ciri penipuan peminjaman online yang perlu diwaspadai. Silakan dicermati dan dicegah agar hal tersebut tidak terjadi.

Baca Juga : Jenis Investasi Untuk Anak Muda

4 Jenis Investasi Untuk Anak Muda Pasti Menguntungkan

Jenis Investasi Untuk Anak Muda – Mungkin dulu investasi terdengar dan selalu berhubungan dengan orang-orang yang memiliki penghasilan tinggi. Akan tetapi, saat ini investasi mulai bisa dilakukan dengan siapapun, khususnya pada anak muda.

Walaupun begitu, tak jarang anak muda masih tidak mengerti dengan hal investasi. Hal tersebut mungkin disebabkan keharusan gaya hidup modern yang tinggi dan membuat kita merasa susah untuk menyisihkan sebagian penghasilannya untuk melakukan investasi. Padahal seperti yang kita tahu itu adalah hal sangat pnting untuk persiapan hidupmu di masa depan. Apalagi, seperti yang anda sering temukan bahwa jenis investasi tidak perlu membutuhkan modal besar dan simpel untuk dilakukan.

Berikut adalah jenis-jenis investasi untuk anak muda:

  1. Emas

Emas bisa menjadi bentuk investasi untuk anak muda yang paling bermutu. Tak  jarang jenis investasi ini banyak diminati orang-orang sebab nilainya yang cukup stabil dan bahkan lebih sering naik pada setiap tahunnya. Anda bisa melakukan investasi emas berupa emas batangan, logam mulia, emas digital atau voucher, atau emas perhiasan. Bila anda tertarik dan ingin melakukan investasi, anda bisa membelinya di Antam atau mencari agen emas yang tepercaya.

  1. Saham

Jenis investasi kedua ini juga semakin banyak peminatnya. Mempunyai saham sendiri adalah ciri kepunyaan seseorang dalam suatu perusahaan terbatas. Tak jarang investasi saham juga memiliki peminat yang banyak sebab tidak sedikit pula perusahaan ataupun bank kini memiliki sifat terbuka. Anda bisa mendapatkan keuntungan yang sudah pasti tidak sedikit. Namun yang perlu anda ketahui, semakin tinggi keuntungan kita maka semakin tinggi pula resiko pada saham tersebut.

  1. Reksadana

Jenis investasi ini juga tidak kalah terkenal dengan investasi sebelumnya. Tak jarang kaum milineal tertarik dengan reksadana, sebab investasi ini mudah diakses dengan marketplace dan bahkan media sosial. Dan perlu anda ketahui bahwa investasi ini kecil beresiko dan mudah untuk dilakukan. Anda juga bisa melakukan investasi pada beberapa perusahaan.

  1. Properti

Jenis investasi ini termasuk investasi terbaik untuk anak muda dan harus mempunyai cukup modal dengan beresiko kecil. Tidak hanya sembarang menanam modal, investasi ini juga berkaitan dengan kebutuhan pokok seperti tempat tinggal. Anda bisa melakukan investasi dengan mempunyai rumah, tanah, hingga apartemen. Walaupun begitu, meski modalnya besar anda juga tidak akan sembarang mendapatkan keuntungan.

Baca Juga : 2 Cara Mengetahui Pencuri Konten Artikel Di Blog Pribadi

Contoh dan Macam-Macam Segmentasi Pasar

Contoh dan Macam-Macam Segmentasi PasarSegmentasi pasar merupakan sekolompok pelanggan yang sangat potensial, memiliki kesamaan yang bisa digunakan untuk bisa mengoptimalkan pemasaran.

Segmentasi tersebut digunakan untuk bisa menyesuaikan produk, promosi, harga, lokasi dan juga pengalaman dari para pelanggan.

Berikut adalah contoh umum dari Segmentasi Pasar:

  1. Kebutuhan Pelanggan.

Jenis segmentasi pasar yang paling umum, contohnya beberapa pelanggan memerlukan kopi tanpa kafein dan pelanggan lainnya membutuhkan kopi biasa. Itu adalah tawaran umum dari berbagai produk, harga, lokasi dan promosi berdasarkan kebutuhan.

  1. Preferensi Pelanggan.

Preferensi pelanggan sama seperti persepsi dari bahan makanan. Contohnya, merek saus salad dengan semua bahan alami untuk pelanggan yang tidak menyukai bahan yang terdengar seperti bahan kimia yang terdapat didalamnya.

  1. Gaya Hidup.

Segmen gaya hidup sendiri seperti furnitur yang telah dirancang untuk memaksimalkan ruang yang terdapat di apartemen perkotaan kecil.

  1. Budaya.

Segmentasi yang menargetkan budaya dari daerah tertentu. Contohnya sebuah pub dengan memorabilia olahraga yang menargetkan para penggemar olahraga lokal.

  1. Demografis.

Demografis seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, kebangsaan, agama, dan etnis. Contoh seperti produk asuransi khusus untuk manula.

  1. Pendapatan / Penghasilan.

Tingkat penghasilan seperti hotel yang telah dirancang untuk keluarga dengan anggaran terbatas.

  1. Sensitivitas Harga.

Selain pendapatan, orang juga memiliki sensitivitas dalam harga yang berbeda relatif terhadap kategori produk. Contohnya, konsumen yang tidak sensitif terhadap harga saat berbelanja untuk kartu ucapan dan bersedia membayar premi untuk kartu yang tepat.

  1. Resiko.

Mengelompokkan pasar berdasarkan resiko yang mereka timbulkan kepada anda. Contohnya, produk asuransi banjir dengan tarif rendah untuk rumah yang dianggap beresiko rendah.

  1. Persepsi Resiko.

Melakukan segmentasi pasar berdasarkan persepsi resiko dan toleransi mereka. Contohanya, Produk keuangan untuk pelanggan yang ingin melindungi uang mereka dari inflasi tanpa mengambil apapun.

  1. Lokasi.

Segmen lokasi yang berdasarkan geografi seperti rantai restoran yang menyesuaikan menu untuk bisa menyertakan makanan lokal dari setiap wilayah dan kota.

  1. Loyalitas Pelanggan.

Produk, harga, dan promosi yang menargetkan pelanggan anda yang paling loyal atau mungkin pelanggan paling setia anda. Contohnya, merek fesyen yang merilis item tambahan terbatas bisa dipromosikan untuk pelanggan setia anda.

  1. Antusiasme Pelanggan.

Segmen yang berdasarkan Antusiasme pelanggan untuk kategori, teknologi atau produk. Contohmnya, satu set kereta mainan yang telah dirancang untuk pemula dibandingkan dengan satu set yang telah dirancang untuk para penggemar yang serius dalam hobinya.

  1. Kesiapan Pelanggan.

Kesiapan pelanggan yang bersedia untuk segera terjun dan membeli dibandingkan mereka yang sulit untuk dijual. Contohnya, pesan promosi yang ditujukan untuk pengadopsi awal teknologi baru melawan promosi yang lamban.

  1. Pengetahuan.

Segmen pengetahuan dari pasar yang tahu banyak tentang produk anda melawan mereka yang tidak tahu apa-apa tentang produk anda. Contohnya, sederet jas pria yang telah dirancang, diberi harga, dan dipromosikan kepada individu yang telah mengetahui jenis setelan.

  1. Konteks Pelanggan.

Segmentasi berdasarkan situasi seperti kartu ucapan untuk liburan tertentu, acara atau acara kehidupan.

  1. Saluran.

Segmentasi berbasi saluran distribusi. Contohnya merek fesyen yang memandang pelanggan eceran sebagai segmen yang berbeda dari pelanggan e-commerce.

  1. Nilai-Nilai Pelanggan.

Nilai-nilai pelanggan yang telah berusaha menimimalkan dampak lingkungan dari pembelian mereka.