Contoh dan Macam-Macam Segmentasi Pasar

Contoh dan Macam-Macam Segmentasi PasarSegmentasi pasar merupakan sekolompok pelanggan yang sangat potensial, memiliki kesamaan yang bisa digunakan untuk bisa mengoptimalkan pemasaran.

Segmentasi tersebut digunakan untuk bisa menyesuaikan produk, promosi, harga, lokasi dan juga pengalaman dari para pelanggan.

Berikut adalah contoh umum dari Segmentasi Pasar:

  1. Kebutuhan Pelanggan.

Jenis segmentasi pasar yang paling umum, contohnya beberapa pelanggan memerlukan kopi tanpa kafein dan pelanggan lainnya membutuhkan kopi biasa. Itu adalah tawaran umum dari berbagai produk, harga, lokasi dan promosi berdasarkan kebutuhan.

  1. Preferensi Pelanggan.

Preferensi pelanggan sama seperti persepsi dari bahan makanan. Contohnya, merek saus salad dengan semua bahan alami untuk pelanggan yang tidak menyukai bahan yang terdengar seperti bahan kimia yang terdapat didalamnya.

  1. Gaya Hidup.

Segmen gaya hidup sendiri seperti furnitur yang telah dirancang untuk memaksimalkan ruang yang terdapat di apartemen perkotaan kecil.

  1. Budaya.

Segmentasi yang menargetkan budaya dari daerah tertentu. Contohnya sebuah pub dengan memorabilia olahraga yang menargetkan para penggemar olahraga lokal.

  1. Demografis.

Demografis seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, kebangsaan, agama, dan etnis. Contoh seperti produk asuransi khusus untuk manula.

  1. Pendapatan / Penghasilan.

Tingkat penghasilan seperti hotel yang telah dirancang untuk keluarga dengan anggaran terbatas.

  1. Sensitivitas Harga.

Selain pendapatan, orang juga memiliki sensitivitas dalam harga yang berbeda relatif terhadap kategori produk. Contohnya, konsumen yang tidak sensitif terhadap harga saat berbelanja untuk kartu ucapan dan bersedia membayar premi untuk kartu yang tepat.

  1. Resiko.

Mengelompokkan pasar berdasarkan resiko yang mereka timbulkan kepada anda. Contohnya, produk asuransi banjir dengan tarif rendah untuk rumah yang dianggap beresiko rendah.

  1. Persepsi Resiko.

Melakukan segmentasi pasar berdasarkan persepsi resiko dan toleransi mereka. Contohanya, Produk keuangan untuk pelanggan yang ingin melindungi uang mereka dari inflasi tanpa mengambil apapun.

  1. Lokasi.

Segmen lokasi yang berdasarkan geografi seperti rantai restoran yang menyesuaikan menu untuk bisa menyertakan makanan lokal dari setiap wilayah dan kota.

  1. Loyalitas Pelanggan.

Produk, harga, dan promosi yang menargetkan pelanggan anda yang paling loyal atau mungkin pelanggan paling setia anda. Contohnya, merek fesyen yang merilis item tambahan terbatas bisa dipromosikan untuk pelanggan setia anda.

  1. Antusiasme Pelanggan.

Segmen yang berdasarkan Antusiasme pelanggan untuk kategori, teknologi atau produk. Contohmnya, satu set kereta mainan yang telah dirancang untuk pemula dibandingkan dengan satu set yang telah dirancang untuk para penggemar yang serius dalam hobinya.

  1. Kesiapan Pelanggan.

Kesiapan pelanggan yang bersedia untuk segera terjun dan membeli dibandingkan mereka yang sulit untuk dijual. Contohnya, pesan promosi yang ditujukan untuk pengadopsi awal teknologi baru melawan promosi yang lamban.

  1. Pengetahuan.

Segmen pengetahuan dari pasar yang tahu banyak tentang produk anda melawan mereka yang tidak tahu apa-apa tentang produk anda. Contohnya, sederet jas pria yang telah dirancang, diberi harga, dan dipromosikan kepada individu yang telah mengetahui jenis setelan.

  1. Konteks Pelanggan.

Segmentasi berdasarkan situasi seperti kartu ucapan untuk liburan tertentu, acara atau acara kehidupan.

  1. Saluran.

Segmentasi berbasi saluran distribusi. Contohnya merek fesyen yang memandang pelanggan eceran sebagai segmen yang berbeda dari pelanggan e-commerce.

  1. Nilai-Nilai Pelanggan.

Nilai-nilai pelanggan yang telah berusaha menimimalkan dampak lingkungan dari pembelian mereka.