Cara Membuat Konten Viral Di Blog Pribadi

Cara Membuat Konten Viral Di Blog Pribadi – Jika Anda mampu membuat content yang viral di blog maupun media sosial, tentu traffic website bisa meningkat. Sebab, pengunjung yang masuk ke situs bertambah banyak. Para viewer juga tidak segan untuk share content tersebut ke blog atau akun medsos mereka. Maka dari itu, pelajari cara membuat konten viral.

Keuntungan selanjutnya adalah Anda akan mendapatkan keuntungan dari iklan yang berupa uang tunai. Karena, jika berhasil membuat Konten Viral, para pengiklan akan menawarkan jasanya meletakkan banner produk di situs tersebut.

Cara Membuat Konten Viral

Sekalipun menguntungkan, membuat konten viral tidak mudah. Perlu keahlian dan strategi khusus ketika melakukannya. Berikut ini, dijelaskan beberapa cara membuat konten viral yang bisa dicoba, yaitu:

1. Buat Artikel dengan Intro Singkat Namun Padat

Untuk membuat artikel viral, cara pertama adalah bikin paragraf intro. Namun pastikan, kalimatnya tidak terlalu panjang alias singkat dan padat makna. Sekalipun menggunakan kalimat pendek, pastikan tautannya tepat. Sehingga informasi yang disampaikan bisa dicerna pembaca dengan baik.

Hal ini perlu dibuat, karena paragraf intro merupakan syarat pertama pembaca menyukai tulisan. Maka dari itu, jika intro-nya bertele-tele, viewer menjadi malas membaca sehingga pindah ke web lain.

2. Pasang URL Yang Singkat

Cara yang kedua adalah bikin URL konten dengan keyword atau kata kunci yang singkat. Karena menurut riset, alamat jenis inilah yang lebih menarik minat pengunjung dibandingkan URL panjang.

Yang perlu diperhatikan pula soal pembuatan URL adalah pastikan kode yang dipakai mengarah langsung pada konten. Karena kode inilah yang dijadikan dasar pencarian oleh laman Google. Artinya, jika kode URL tidak tepat sasaran, artikel yang harusnya viral justru tenggelam.

3. Gunakan Angka Ganjil

Cara membuat konten viral selanjutnya adalah cantumkan angka ganjil di awal judul konten. Menurut riset, judul semacam ini bisa menarik minat pembaca hingga 36% dibandingkan yang tanpa angka.

Alasannya sederhana, yaitu dengan adanya angka tersebut, isi artikel pasti spesifik dan tidak meluas. Sehingga pembaca tertarik, karena waktu membaca tidak terlalu lama, tetapi informasi yang diterima lengkap.

Membuat artikel konten yang viral tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kecuali jika Anda mengetahui cara membuat konten viral di website. Tentu, pembuatannya menjadi lebih mudah.

Pengertian dan Contoh Satelit

Pengertian Satelit adalah benda yang mengorbit pada benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Satelit dibagi menjadi dua jenis, yaitu satelit alami dan satelit buatan.

Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa dan bukan buatan manusia yang mengorbit suatu planet. Contoh dari satelit alami adalah bulan yang merupakan satelit alami dari Bumi.

Meskipun Bumi juga mengorbit matahari dengan periode revolusi dan rotasi tertentu, namun tidak termasuk satelit karena Bumi mengelilingi sebuah bintang.

Di tata surya kita, terdapat 137 satelit alami yang mengorbit 6 planet. Planet Merkurius dan Venus tidak memiliki satelit alami sehingga hanya 6 planet yang memiliki satelit alami. Selain 137 satelit tersebut, terdapat juga 297 satelit yang mengorbit planet minor di tata surya kita.

Lima satelit terbesar yang terdapat di tata surya kita adalah Ganymede satelit planet Jupiter, Titan satelit planet Saturnus, Callisto satelit planet Jupiter, Io satelit planet Jupiter, dan Bulan satelit planet Bumi.

Selain satelit alami, terdapat juga satelit buatan. Satelit buatan adalah satelit yang dibuat oleh manusia dan tidak terbentuk secara alami.

Satelit buatan terbagi menjadi beberapa jenis, sesuai dengan tujuan dari satelit tersebut. Berikut adalah beberapa jenis satelit buatan:

  • Satelit astronomi, yaitu satelit yang bertujuan untuk mengamati planet dan objek luar angkasa.
  • Satelit komunikasi, yaitu satelit yang bertujuan untuk melakukan telekomunikasi menggunakan gelombang radio.
  • Satelit pengamat bumi, yaitu satelit yang bertujuan untuk mengamati Bumi dari orbitnya.
  • Satelit navigasi, yaitu satelit yang bertujuan untuk menentukan suatu titik lokasi di permukaan bumi dengan menggunakan sinyal radio.
  • Satelit mata-mata, yaitu satelit pengamat bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer.
  • Satelit cuaca, yaitu satelit yang digunakan unutk mengamati cuaca dan iklim di bumi.

Satelit buatan pertama manusia diluncurkan oleh Soviet pada 4 Oktober 1957 dengan nama Sputnik 1., disusul dengan peluncuran Sputnik 2 pada 3 November 1957. Sputnik 2 menjadi satelit yang membawa awak makhluk hidup pertama ke dalam orbit yang berupa seekor anjing.

Selanjutnya, satelit buatan terus dikembangan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan teknologi manusia dan berkembang menjadi beberapa jenis satelit sesuai dengan yang telah dijelaskan.

Langkah pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan

Langkah pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan – Bimbingan merupakan tahap pemberian bantuan atau arahan yang dibagikan dengan konselor ke pada seseorang yang menggunakan layanannya baik itu individu maupun secara berkelompok seperti pada anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan dijalankan secara sadar, terencana serta sistematis sehingga menghasilkan pengembangan pada kemampuan dirinya sendiri dan mandiri, mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dan dapat memilih keputusan dalam menentukan tujuan dan arah hidupnya, menguasai dan mengenal dirinya serta dapat beradaptasi dengan lingkungan hidupnya secara baik berdasarkan ketentuan yang berlaku pada masyarakat

Sementara penyuluhan artinya sebuah kegiatan wawancara yang dibuat dengan seorang ahli untuk individu yang sedang merasakan sebuah masalah dengan rencana untuk memecahkan dan menyelesaikan suatu masalah yang sedang ia alami dan memberikannya bantuan, sehingga hasil masalahnya dapat diatasi dengan orang tersebut dan dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan hidupnya.

Berikut adalah beberapa langkah-langkah dari pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan yaitu:

  1. Tahap Perencanaan

Pada tahap perencanaan ini, seorang pembimbing dan pemberi penyuluhan wajib mempunyai bentuk khusus tentang bimbingan dan penyuluhan baik itu dari bagian sasaran, tujuan, metode, materi, waktu serta tempat yang dijalankan secara tertulis.

  • Tahap Pelaksanaan

Kemudian pada tahap kedua ini atau dapat dikatakan action, seorang pembimbing dan pemberi penyuluhan juga wajib mencatat segala bentuk perencanaan yang sudah disiapkan pada waktu sebelumnya.

  • Tahap Penilaian

Lalu pada tahap ketiga ini, seorang pembimbing dan pemberi penyuluhan wajib mencatat segala hasil yang didapat dari bimbingan dan penyuluhan tersebut yang diubah menjadi beberapa angka atau nilai aksara.

  • Tahap Analisis Hasil

Sesudah ketiga tahap tersebut dijalankan, lalu kalian akan memasukkan tahap keempat yang menganalisis hasil. Tujuan dari tahap ini adalah untuk memahami hasil bimbingan dan penyuluhan secara keseluruhan untuk menggapai tujuan dan mencari hal-hal yang masih dibutuhkan dari bimbingan dan penyuluhan yang dibagikan.

  • Tahap Tindak Lanjut

Pada tahap tindak lanjut ini adalah tahap terakhir dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan. Tahap ini merupakan tahap menjalankan campur tangan antar kedua belah pihak bimbingan dan penyuluhan yang baru terhadap seseorang yang menghadapi masalah dan masih mempunyai kekurangan sesudah diberi bimbingan dan penyuluhan untuk yang pertama.